Rapat Koordinasi Singkronisasi Kebijakan Peningkatan Daya Saing Daerah Di Provinsi Banten


Biro Ekonomidan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Banten melakukan kegiatan Rapat Koordinasi Singkronisasi Kebijakan Peningkatan Daya Saing Daerah Di Provinsi Banten TA.  2016 DI Hotel Puri Kayana pada bulan Agustus 2016, yang di buka oleh Kepala Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Dr, Mahdani, SE,ST,M.Si,MM, dengan menghadirkan beberapa nara sumber antara lain: Asisten Deputi Bidang Pengembangan dan SDM Kementerian Koperasidan UMKM RI, Direktorat Fasilitasi Ekspor Dan Impor Kementerian Perdagangan RI, dan Dinas Koperasi Dan Umkm Provinsi Banten dengan melibatkan peserta  dari SKPD Provinsi Dan  Kabupaten / Kota serta tamu undangan lainnya.

Dalam Kata Sambutannya Kepala Biro Ekonomidan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Banten Dr, Mahdani, SE,ST,M.Si,MM, memberikan arahan sebagai berikut :

Kini menjadi penting untuk mengetahui pentingnya kebersamaan bersinergi untuk membangun perekonomian khususnya di provinsi banten, dengan hadirnya kita bersama untuk memberikan solusi secara baik serta guna meningkatkan perekonomian masyarakat banten.

Daya saing merupakan kemampuan suatu daerah dibanding daerah lain dalam menetapkan strategi yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Daya saing ekonomi daerah bertujuan untukmemberikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, yaitu mengembangkan sector unggulan sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

A.        Daya saing daerah ada 3 kelompok  :

            -           kelompok dasar, yaitu kondisi makro ekonomi, infrastruktur, kesehatan dan pendidikan;

            -           kelompok efisiensi, yaitu ketenagakerjaan dan ukuran pasar

            -           kelompok inovasi, yaitu ketersediaan teknologi dan kemudahan berusaha

B.        Strategi dasar peningkatan produktivitas;

            -           perbaikan system manajemen dan birokrasi ( good governance )

            -           inovasi teknologi dan engineering

            -           peningkatankualitassdm

            -           pengembangan budaya produktif

       -           global warming and green productivity

 

C.    Daya saing daerah didasarkan pada 11 pilar, yaitu: (1) institusi; (2) stabilitas makro ekonomi; (3) infrastruktur; (4) kesehatan; (5) pendidikandasar; (6) pendidikan tinggi dan pendidikan seumur hidup; (7) efisiensi pasar tenagakerja; (8) luaspasar; (9) ketersediaan teknologi; (10) kemudahan usaha; dan (11) inovasi.

 

D. Sasaran strategis

-    Mendorong aktivitas perekonomian daerah yaitu mengoptimalkan pada, meningkatkan kapasitasfiskal, meningkatkan investasi     daerah

-   Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan ketenagakerjaan yaitu meningkatkan pendidikan dan keterampilan penduduk dan tenaga kerja, meningkatkan derajat kesehatan penduduk dan tenagakerja, meningkatkan kualitas pendidikan serta kompetensi, kemudahan dalam proses pembebasan dan perolehan lahan.

-    menciptakan lingkungan usaha produktif yang dapat menarik minat dunia usaha untuk melakukan kegiatan usaha (termasuk investasi)  yaitu penyederhanaan dan harmonisasi berbagai peraturan, penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu untuk mempercepat dan mempermudah proses perijinandan non perijinan, kemudahan dalam proses pembebasan dan perolehan lahan, menciptakan keamanan yang terkendali

-    membangun konektivitas yang terintegrasiantara system transportasi, logistic serta komunikasi dan informasi dalam rangka membuka akses daerah seluas-luasnya yaitu : ketersediaan infrastruktur transportasi untuk memperlancar arus barang, jasa, manusia dan menjadi penghubung yang efisien antara sumber bahan baku, pusat produksi dan pasar, ketersediaan listrik yang memadai dan menjadi insentif untuk membangun industrie serta memperluas jangkauan pemasaran dan distribusi. Ketersediaan sarana telekomunikasi untuk memudahkan arus informasi dengan lebih luas dan cepat

-    Meningkatkan aktivitas perbankan dan lembaga keuangan yaitu : meningkatkan jumlah kantor bank (apakah jumlah kantor bank sudah cukup tersedia untuk melancarkan fungsi intermediaries), meningkatkan jumlah kantor non bank (perusahaan asuransi, perusahaan dana pensiun, koperasi, pegadaiandll) : (apakah jumlah lembaga keuangan non bank sudah cukup tersedia untuk melancarkan fungsi intermediaries). Menambah jenis-jenis layanan perbankan dan lembaga keuangan. (apakah jenis layanan perbankan dan lembaga keuangan di daerah perlu ditambah.

F. Prioritassasaran strategis faktor output

1. Menurunkan angka kemiskinan bobot 29,82%

2. Meningkatkan pdrb perkapita bobot 26,08%

3. Memperluas kesempatan kerjabobot 22,89%

4.Meningkatkan produktivitas tenaga kerja bobot  21,22%

G. Untuk mendukung harapan optimis terwujudnya visi banten sebagai provinsi yang maju di dunia nasional dan internasional peningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Melalui rapat koordinasi singkronisasi kebijakan peningkatan daya saing daerah di provinsi banten, diharapkanakan tercetus gagasan-gagasan yang cemerlang dari para peserta ini. Dengan kegiatan ini apa yang menjadi perbedaan persepsi kekurangan-kekurangan pada kesempatan ini kita satukan persepsi dan bersinergi untuk pembangunan provinsi banten serta menumbuhkan perekonomian masyarakat ,yang maju dan mandiri.


Tentang Kami


Statistik Kunjungan